Karakteristik pertumbuhan dan lokasi tipikal
Neoplasma ini bermula dari bagian tengah tulang, dengan asal meduler yang tipikal (medullary in origin). Berbeda dengan kebanyakan sarkoma tulang lainnya, tumor ini lebih suka berlokasi di area diafisis atau metadiafisis tulang pipa panjang.
Jika melihat frekuensi keterlibatan berbagai segmen kerangka tubuh, gambaran klinisnya adalah sebagai berikut:
- Tulang femur dan humerus (femur and humerus) paling sering terkena — dalam 31% kasus.
- Bagian distal kerangka apendikular (distal appendicular skeleton), yang meliputi tulang tangan dan kaki, terlibat dalam 27% kasus.
- Tulang panggul (pelvic bones), dengan os ilium sebagai yang terbanyak, mengalami gangguan pada 21% kasus. Lesi klasik pada tulang pipih sering kali disertai dengan perluasan massa tumor yang masif di luar batas kontur tulang.
- Tulang iga (ribs) relatif jarang terkena — kurang dari 8% kasus.
Secara khusus dibedakan tumor Askin (Askin tumour). Ini adalah varian langka dari tumor neuroektodermal primitif (PNET) pada dinding dada, yang termasuk dalam keluarga yang sama dan didiagnosis terutama pada anak-anak dan dewasa muda.
Gambaran radiologis
Pada foto Rontgen standar, tumor menunjukkan tanda-tanda keagresifan yang jelas. Pola utamanya adalah lesi destruktif yang merembes (permeative destructive lesion) dengan zona transisi yang luas (wide zone of transition). Penting untuk diingat bahwa pada tahap paling awal, saat kunjungan pertama pasien, perubahan destruktif ini mungkin hampir tidak terlihat, sehingga memerlukan kewaspadaan tinggi dari dokter radiologi.
Perhatian khusus harus diberikan pada reaksi periosteal (periosteal reactions) yang menyertai destruksi lapisan kortikal:
- Tipe spikula / «rambut berdiri» (vertical 'hair-on-end'). Tanda paling klasik yang terdeteksi pada separuh pasien. Gambaran serupa sering ditemukan pada osteosarkoma.
- Tipe intermiten dengan pembentukan segitiga Codman (interrupted / Codman angle). Diamati di tepi fokus tumor pada sekitar 27% kasus.
- Tipe berlapis-lapis / «kulit bawang» (multilamellar / 'onion skin'). Berlawanan dengan stereotip umum, dalam praktiknya jarang ditemukan.
Terdapat pula varian pertumbuhan periosteal yang jarang, di mana pada Rontgen terlihat "cekungan seperti piring" (saucerisation) pada lapisan kortikal luar. Dalam kasus ini, komponen intraosal berukuran kecil dan tumor tumbuh secara eksentrik, membentuk massa jaringan lunak yang signifikan. Secara keseluruhan, komponen jaringan lunak (soft-tissue extension) divisualisasikan secara jelas pada 80% kasus sarkoma Ewing.
Nuansa pencitraan pada tulang pipih
Ketika berlokasi di tulang pipih dan tulang belakang, gambaran radiologis dapat berubah secara drastis. Tumor sering kali menjadi campuran atau tampak dominan sklerotik (sclerotic appearance). Sekilas hal ini sangat mirip dengan osteosarkoma.
Namun, sifat dari penebalan ini berbeda: hal ini terjadi semata-mata karena sklerosis reaktif jaringan tulang dikombinasikan dengan tumpang tindih proyeksi reaksi periosteal spikula pada pemotretan tangensial (end-on). Produksi osteoid ganas tidak khas untuk sarkoma Ewing — tumor ini bukan pembentuk tulang.
Saat mengidentifikasi proses destruktif semacam ini, perlu dilakukan diagnosis banding yang ketat. Pada Rontgen, patologi ini harus dibedakan dari osteomielitis akut (osteomyelitis), histiositosis sel Langerhans (Langerhans cell histiocytosis), dan fraktur akibat stres (stress fracture).
MRI dan algoritma penentuan stadium
Pencitraan resonansi magnetik (MRI) adalah metode utama untuk penentuan stadium lokal (local staging). Metode ini memungkinkan penentuan batas infiltrasi meduler dan ukuran sebenarnya dari komponen jaringan lunak ekstrasekal secara sangat akurat.
Intensitas sinyal (relatif terhadap otot rangka) didistribusikan sebagai berikut:
- Pada citra berbobot T1 (T1 weighted) — intensitas menengah.
- Pada sekuens berbobot T2 (T2 weighted) dan STIR — sinyal menengah atau tinggi.
Sarcoma Ewing mudah bermetastasis. Pada pemeriksaan pencitraan awal, hampir 12% pasien ditemukan memiliki metastasis «loncat» (skip metastases) di sumsum tulang. Metastasis jauh ke paru-paru dan bagian kerangka tubuh lainnya terdeteksi pada kurang dari 20% kasus.
Untuk mencari metastasis tulang dan memantau respons tumor terhadap kemoterapi ajuvan, optimal menggunakan PET-FDG (FDG-PET) dan MRI seluruh tubuh (whole-body MRI). Metode-metode ini memiliki sensitivitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan skintigrafi tulang klasik. Evaluasi keterlibatan metastasis paru, seperti pada osteosarkoma, dilakukan menggunakan tomografi komputer (CT scan).
Karakteristik metastasis tulang pada anak
Meskipun sarkoma Ewing adalah tumor primer, penting untuk diingat tentang kekhususan lesi metastasis tulang (bone metastases) pada pediatrik. Pada anak-anak, kondisi ini lebih jarang dibandingkan pada orang dewasa, dan hampir tidak pernah menjadi gejala pertama dari proses onkologis tersembunyi (pada saat keterlibatan tulang terjadi, fokus primer sudah diketahui).
Paling sering metastasis ke tulang berasal dari:
- Neuroblastoma (neuroblastoma);
- Leukemia (leukaemia);
- Limfoma (lymphoma);
- Rabdomiosarkoma (rhabdomyosarcoma);
- Meduloblastoma (medulloblastoma);
- Tumor keluarga sarkoma Ewing (ESFT).
Pada Rontgen, metastasis tersebut paling sering tampak sebagai fokus destruksi litik (lytic appearances) dengan reaksi periosteal penyerta. Fokus sklerotik dapat ditemukan pada meduloblastoma dan leukemia. Tanda radiologis spesifik dari leukemia juga berupa garis radiolusen metafisis (radiolucent lines), yang pada kasus langka dapat diamati pada neuroblastoma.
Singkatnya: jawaban atas pertanyaan topik
Apa saja varian dari kelompok tumor keluarga sarkoma Ewing (ESFT)?
Varian dari kelompok tumor keluarga sarkoma Ewing (Ewing sarcoma family of tumours) dan neoplasma serupa yang tercantum dalam sumber meliputi:
- Sarcoma Ewing (Ewing sarcoma).
- Tumor Askin (Askin tumour) — varian langka dari tumor neuroektodermal primitif (PNET) pada dinding dada.
- Sarkoma dengan penataan ulang CIC (CIC-rearranged sarcoma).
- Sarkoma dengan perubahan genetik BCOR.
- Sarkoma sel bulat dengan fusi EWSR1-non-ETS.
Translokasi kromosom spesifik apa saja yang terdeteksi pada sarkoma Ewing?
Pada sarkoma Ewing (Ewing sarcoma), terdeteksi kelainan genetik spesifik yang melibatkan gen EWSR1. Untuk konfirmasi diagnosis bentuk klasik, khas ditemukan translokasi spesifik yang melibatkan gen EWSR1. Selain itu, dalam klasifikasi modern, dibedakan varian tumor terkait yaitu sarkoma sel bulat dengan fusi EWSR1-non-ETS. Informasi mengenai nomor spesifik kromosom yang terlibat tidak ada dalam materi yang disediakan.
Ciri histologis apa yang khas untuk sarkoma Ewing?
Secara histologis, sarkoma Ewing termasuk dalam kelompok tumor sel bulat kecil ganas (Small round blue cells). Tanda pembeda yang penting adalah produksi osteoid ganas tidak khas untuk tumor ini (berbeda dengan osteosarkoma). Karakteristik mikroskopis tambahan tidak dijelaskan dalam sumber, namun untuk verifikasi diagnosis yang akurat, pengujian molekuler untuk mendeteksi translokasi genetik spesifik digunakan.
Bagaimana tampilan fokus primer sarkoma Ewing pada tomografi komputer (CT scan)?
Pada pemeriksaan tomografi komputer (CT), lesi primer sarkoma Ewing dan tumor neuroektodermal primitif (PNET) yang berlokasi di dinding dada tampak sebagai massa heterogen solid. Kalsifikasi terkadang dapat ditemukan di dalam struktur tumor. CT sangat penting untuk menilai keterlibatan (destruksi) iga, serta mendeteksi limfadenopati penyerta dan efusi pleura. Deskripsi gambaran CT pada lesi primer di lokasi tipikal (tulang pipa panjang) tidak tersedia dalam sumber rujukan.
Untuk menghafal reaksi periosteal yang sering terjadi pada sarkoma Ewing, gunakan singkatan SLUK: Spikula («rambut berdiri»), Lapis (onion-skin), Ujung Kodman (Codman triangle).
Soal-soal dari kelas dan ujian
Mengapa sarkoma Ewing pada tulang pipih dapat menyerupai osteosarkoma?
Hal ini berkaitan dengan perkembangan sklerosis reaktif dan visualisasi reaksi periosteal berbentuk spikula pada proyeksi tangensial. Tumor itu sendiri tidak menghasilkan osteoid ganas.
Metode manakah yang paling efektif untuk mendeteksi metastasis tulang pada kondisi ini?
PET-FDG dan MRI seluruh tubuh memiliki sensitivitas yang jauh lebih tinggi dalam mendeteksi metastasis tulang dibandingkan dengan skintigrafi tulang konvensional.
Lokasi manakah pada tulang pipa panjang yang paling tipikal?
Tidak seperti kebanyakan sarkoma lainnya, tumor ini paling sering mengenai metafisis (60%) dan diafisis (35%).
Topik lain untuk dipelajari
- Gambaran radiologis osteosarkoma dan perbedaan utamanya dengan sarkoma Ewing
- Diagnosis banding lesi destruktif tulang: histiositosis dan osteomielitis
- Lesi metastasis tulang pada leukemia dan neuroblastoma
- Peran PET-CT dalam menilai respons kemoterapi pada sarkoma tulang
- Tumor ganas tulang yang jarang pada anak: kondrosarkoma dan limfoma
Pelajari Seluruh Topik dalam Kursus «Radiologi Diagnostik»
Di sini adalah ringkasan. Di dalam kursus — semua yang ditanyakan saat kelas dan ujian.
- Modul lengkap tentang «Sarkoma Ewing» dan 2.199 halaman materi lainnya
- Tugas dan kuis setelah setiap topik — seperti pada kolokium
- AI-tutor akan menjawab pertanyaan topik kapan saja
- 10 Video Pembelajaran untuk Mata Kuliah Ini
Topik lain dalam bagian «Sistem Muskuloskeletal»
Materi disiapkan oleh staf pengajar WhiteCoat Pro sesuai dengan kurikulum pendidikan kedokteran. Bersifat edukatif.