Transportasi dan Pemeriksaan Pasien
Untuk memindahkan pasien di dalam dan di luar rumah sakit, terdapat dua istilah utama dalam leksikon medis bahasa Inggris. Gurney adalah brankar beroda yang ringan untuk transportasi pasien di dalam rumah sakit. Stretcher (tandu) digunakan ketika korban atau jenazah perlu dibawa ke ambulan (ambulance) atau ke rumah sakit.
Untuk pemeriksaan fisik pasien secara langsung, digunakan meja khusus:
- Examination table — meja tempat pasien berbaring selama pemeriksaan;
- Examination chair — kursi tempat pasien duduk selama pemeriksaan.
Alat-Alat Diagnostik
Sebelum pemeriksaan, dokter mengenakan gloves (sarung tangan). Untuk pemeriksaan rongga mulut, digunakan tongue depressor — spatel lidah yang menahan lidah dan memberikan visualisasi area orofaring yang jelas.
Perangkat diagnostik dasar meliputi:
- Stethoscope — stetoskop untuk auskultasi jantung dan paru-paru;
- Thermometer — termometer untuk mengukur suhu tubuh;
- Syringe — alat suntik (spuit), terdiri atas needle (jarum) dan tabung suntik; digunakan untuk injeksi dan pengambilan darah;
- Vial — vial (botol kecil) berisi obat cair;
- Sphygmomanometer (sfingomanometer) dengan manset (cuff) untuk mengukur BP — blood pressure (tekanan darah);
- Weight scales — timbangan untuk mengukur berat badan;
- Pulse oximeter — oksimeter nadi untuk melakukan pulse oximetry (pulsaoksimetri).
Bahan Pembalut dan Bahan Habis Pakai
Untuk merawat luka dan menutup cedera, digunakan bahan pembalut berikut:
- Medical tape — plester medis gulung;
- Bandage — perban atau pembalut;
- Gown — gaun medis; dibedakan menjadi hospital gown untuk pasien dan surgical gown untuk ahli bedah;
- Cotton wool — kapas medis, yang dibentuk menjadi cotton balls (bola kapas);
- Tweezers — pinset untuk menjepit objek kecil;
- Scissors — gunting untuk memotong jaringan dan bahan.
Alat Pendukung Jangka Panjang dan Imobilisasi
Kelompok terpisah terdiri dari produk yang memastikan imobilisasi dan dukungan tubuh jangka panjang — long-term medical equipment.
- Sling — kain gendongan untuk menyangga lengan; tersedia juga dalam ukuran anak;
- Brace — deuker/ortosis yang menjaga bagian tubuh pada posisi yang benar, sering kali setelah cedera;
- Cast — gips atau pembalut sintetik (plaster cast, synthetic cast) yang melindungi anggota gerak yang patah (broken limb);
- Splint — bidai: benda kaku panjang yang memfiksasi ekstremitas; juga digunakan untuk imobilisasi transportasi sebelum pemasangan gips.
Alat Bantu Mobilitas Pasien
Untuk memulihkan atau mengompensasi fungsi gerak, digunakan alat-alat berikut:
- Crutches — kruk, yang memungkinkan mobilitas saat terjadi fraktur ekstremitas bawah;
- Walker — alat bantu jalan (walker) yang sering digunakan oleh pasien lanjut usia;
- Wheelchair — kursi roda untuk pasien yang tidak dapat bergerak secara mandiri, baik akibat cedera maupun kondisi umum yang berat.
Poin-Poin Utama
- Gurney digunakan untuk transportasi di dalam rumah sakit, sedangkan stretcher digunakan untuk membawa korban.
- Diagnosis dasar didasarkan pada stethoscope, thermometer, sphygmomanometer, dan pulse oximeter.
- Tongue depressor adalah alat standar untuk pemeriksaan rongga mulut dan orofaring.
- Alat suntik terdiri dari needle dan tabung; sediaan cair disimpan dalam vial.
- Bahan pembalut meliputi medical tape, bandage, cotton wool, dan cotton balls.
- Imobilisasi disediakan oleh cast, splint, brace, dan sling.
- Untuk mobilitas pasien, digunakan crutches, walker, dan wheelchair.
- Terdapat perbedaan antara hospital gown dan surgical gown tergantung pada penggunaannya.