Masuk
Biologi

Mitosis dan meiosis: perbandingan, perbedaan, dan tabel

Redaksi WhiteCoat Pro11 April 2026Diperbarui 16 September 20263 menit baca
Daftar isi · 7 bagian
  1. Mitosis vs Meiosis: Perbedaan Utama
  2. Fase Mitosis
  3. Fase Meiosis
  4. Pindah Silang: Sumber Keragaman Genetik
  5. Korelasi Klinis: Kelainan Meiosis
  6. Regulasi Siklus Sel
  7. Pertanyaan yang sering diajukan

Mitosis dan meiosis adalah dua jenis pembelahan sel utama yang memastikan pertumbuhan, regenerasi, dan reproduksi organisme. Memahami perbedaan keduanya adalah dasar dari genetika, histologi, dan embriologi. Artikel ini menyajikan perbandingan lengkap beserta fase, diagram, dan korelasi klinisnya.

Mitosis vs Meiosis: Perbedaan Utama

TandaMitosisMeiosis
Fungsi biologisPertumbuhan, regenerasi, reproduksi aseksualPembentukan gamet (sel kelamin)
Lokasi terjadinyaSel somatikGonad (ovarium, testis)
Jumlah pembelahan12 (meiosis I dan meiosis II)
Jumlah sel anak24
Set kromosom2n → 2n (diploid)2n → n (haploid)
Keragaman genetikKlon (identik)Unik (pindah silang + segregasi independen)
Pindah silangTidak ada (sangat jarang)Ya (profase I — wajib)
Sinapsis homologTidakYa (profase I — pembentukan bivalen)

Fase Mitosis

Siklus sel: interfase (G1 → S → G2) → mitosis (M). Pada fase S, DNA bereplikasi (2n → 4n kandungan DNA).

  1. Profase — kromosom terkondensasi, sentriol bergerak ke kutub yang berlawanan, gelendong pembelahan terbentuk, membran inti melarut
  2. Metafase — kromosom berjajar di bidang ekuator (lempeng metafase), kinetokor melekat pada benang gelendong
  3. Anafase — sentromer membelah, kromatid saudara berpisah menuju kutub yang berlawanan
  4. Telofase — dekomondensasi kromosom, pembentukan kembali membran inti, sitokinesis (pembagian sitoplasma)

Mnemonik: PMAT — Prophase, Metaphase, Anaphase, Telophase.

Fase Meiosis

Meiosis I (pembelahan reduksi)

Perbedaan utama: kromosom homolog terpisah (bukan kromatid).

  • Profase I — fase terpanjang dan paling kompleks. Tahapan: leptonema → zigonema (sinapsis homolog → bivalen) → pakinema (pindah silang!) → diplonema (kiasma terlihat) → diakinesis
  • Metafase I — bivalen berjajar di ekuator. Orientasi independen = 2²³ kombinasi (>8 juta) pada manusia
  • Anafase I — kromosom homolog (bukan kromatid!) tertarik ke kutub yang berlawanan
  • Telofase I — terbentuk 2 sel haploid (n, tetapi setiap kromosom terdiri dari 2 kromatid)

Meiosis II (pembelahan ekuasi)

Secara mekanisme = mitosis sel haploid. Kromatid saudara berpisah → 4 sel haploid.

Pindah Silang: Sumber Keragaman Genetik

Pindah silang (crossing over) terjadi pada pakinema profase I:

  • Kromosom homolog saling bertukar segmen kromatid
  • Titik pertukaran adalah kiasma (terlihat pada diplonema)
  • Hasil: kromosom rekombinan → setiap gamet unik secara genetik
  • Rata-rata 1-3 peristiwa pindah silang per kromosom selama meiosis

Bersama dengan segregasi independen (2²³) dan fertilisasi acak, keragaman genetik praktis tidak terbatas.

Korelasi Klinis: Kelainan Meiosis

GangguanMekanismeHasil
Gagal berpisah (Nondisjunction)Kromosom homolog (meiosis I) atau kromatid (meiosis II) gagal berpisahTrisomi: Down (21), Edwards (18), Patau (13), Klinefelter (XXY), monosomi: Turner (X0)
TranslokasiPertukaran segmen antar kromosom non-homologTranslokasi Robertsonian 14;21 → Down syndrome bentuk familial
DelesiKehilangan fragmen kromosomSindrom tangisan kucing (5p−)

Regulasi siklus sel

  • Siklin dan CDK — kompleks siklin-CDK "mengizinkan" transisi antar fase
  • Checkpoints — titik kendali: G1/S (pemeriksaan DNA), G2/M (apakah replikasi selesai?), fase metafase (apakah semua kromosom telah melekat?)
  • p53 — "penjaga genom" — saat DNA rusak, menghentikan siklus di G1 atau memicu apoptosis. Mutasi p53 → 50% dari semua tumor ganas
  • Rb (retinoblastoma) — memblokir E2F → menghentikan transisi G1→S. Kehilangan Rb → retinoblastoma

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa nondisjungsi pada meiosis I lebih berbahaya daripada pada meiosis II?

Pada nondisjungsi di meiosis I, keempat gamet bersifat abnormal (2 dengan kelebihan kromosom, 2 dengan kekurangan). Pada nondisjungsi di meiosis II — hanya 2 dari 4 yang abnormal, 2 normal. Oleh karena itu, nondisjungsi di meiosis I memberikan kontribusi dua kali lipat lebih besar terhadap aneuploidi.

Apa perbedaan antara pindah silang (crossing over) dan translokasi?

Pindah silang adalah pertukaran antar kromosom homolog (proses normal meiosis). Translokasi adalah pertukaran antar kromosom nonhomolog (patologi). Pindah silang meningkatkan keragaman genetik, sementara translokasi dapat mengganggu fungsi gen dan memicu penyakit.

Pelajari biologi melalui pelajaran interaktif di platform ini. Topik terkait: jaringan epitel, asam amino, nekrosis dan apoptosis. Gunakan kalkulator klinis untuk perhitungan genetik.

Materi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis. Verifikasi regimen terapi dan dosis dengan pedoman klinis yang berlaku.

Pelajari seluruh topik secara mendalam dalam kursus «Biologi»

Di sini adalah ringkasan. Di dalam kursus — semua yang ditanyakan saat kelas dan ujian.

  • 3.793 halaman panduan metodologis untuk semua topik
  • Tugas dan kuis setelah setiap topik — seperti pada kolokium
  • AI-tutor akan menjawab pertanyaan topik kapan saja
  • 130 video pembelajaran untuk mata pelajaran ini
Buka pembahasan lengkapSilabus mata kuliahmulai dari 599 ₽ per bulan

Terkait topik di platform

Baca juga