Virus hepatitis E (HEV) adalah virus RNA enterik yang menyebabkan lesi infeksius akut pada hati. Pada bagian ini, kita akan membahas morfologi agen penyebab, siklus hidupnya, dan mekanisme penusukan ke dalam hepatosit.
Materi ini mencakup mekanisme penularan fekal-oral, wabah yang ditularkan melalui air, serta potensi zoonosis virus (penularan dari babi dan hewan lain). Perhatian khusus diberikan pada metode diagnosis laboratorium modern—deteksi antibodi penanda (ELISA) dan RNA virus (PCR).
Dalam kelas dan ujian mikrobiologi, pengajar paling sering menanyakan satu fitur klinis-patogenetik utama HEV: mengapa virus ini menyebabkan hepatitis fulminan yang parah dengan mortalitas tinggi pada wanita hamil (terutama pada trimester ketiga). Penting juga untuk dapat membedakannya dari virus hepatitis A — perhatikan perbedaan dalam taksonomi, struktur genom, dan reservoir alami infeksi.